Portal Informasi Pendidikan Daerah Padang Lawas

24 Siswa Terjaring Razia di Padang Lawas, Pembinaan Pelajar Jadi Perhatian

24 Siswa Terjaring Razia di Padang Lawas, Pembinaan Pelajar Jadi Perhatian

KAB PADANG LAWAS – Upaya menjaga kedisiplinan pelajar di Kabupaten Padang Lawas kembali menjadi perhatian. Sebanyak 24 siswa dari sejumlah sekolah terjaring dalam kegiatan “Razia Kasih Sayang” yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar).

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 2 September 2026, dengan menyasar sejumlah lokasi di Kecamatan Barumun dan Kecamatan Barumun Selatan. Para pelajar ditemukan berada di luar lingkungan sekolah ketika kegiatan belajar mengajar masih berlangsung.

Setelah diamankan, para siswa tidak langsung dikenai sanksi. Mereka terlebih dahulu diberikan pembinaan dan pengarahan. Selanjutnya, seluruh siswa diserahkan kembali kepada pihak sekolah masing-masing untuk mendapatkan pembinaan lanjutan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kedisiplinan pelajar. Keberadaan siswa di luar sekolah pada jam pelajaran dinilai perlu mendapatkan perhatian karena dapat mengganggu proses pendidikan sekaligus membuka peluang bagi pelajar terlibat dalam aktivitas yang tidak berkaitan dengan kegiatan belajar.

Kasatpol PP Padang Lawas Agus Saleh menyampaikan bahwa kegiatan razia tersebut bertujuan membina pelajar agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif selama jam sekolah. Pendekatan pembinaan menjadi bagian penting agar para siswa dapat memahami tanggung jawab mereka sebagai peserta didik.

Persoalan kedisiplinan pelajar juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan. Karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, orang tua, pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan siswa tetap berada di lingkungan pendidikan selama jam belajar.

Bagi dunia pendidikan Kabupaten Padang Lawas, kejadian tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan dan pembinaan siswa. Sekolah diharapkan dapat terus membangun komunikasi dengan orang tua sehingga aktivitas dan keberadaan siswa selama jam pelajaran dapat lebih terpantau.

Baca Juga : https://dinaspendidikankabpadanglawas.com/133-guru-pppk-padang-lawas-ikuti-orientasi-pemkab-tekankan-disiplin-dan-etika-kerja/

Selain penegakan kedisiplinan, pembinaan yang bersifat edukatif juga penting dilakukan agar siswa tidak sekadar takut terhadap razia, tetapi memahami alasan mereka harus mengikuti kegiatan belajar dengan tertib.

Dengan kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pihak sekolah, orang tua dan instansi pemerintah lainnya, pembinaan karakter serta kedisiplinan pelajar di Kabupaten Padang Lawas diharapkan dapat terus diperkuat.