PADANG LAWAS – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas terus memberikan perhatian terhadap kedisiplinan dan pembinaan pelajar. Langkah tersebut kembali terlihat melalui kegiatan “Razia Kasih Sayang” yang menyasar pelajar di Kecamatan Barumun dan Kecamatan Barumun Selatan pada Rabu, 2 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 24 siswa dari berbagai sekolah ditemukan berada di luar lingkungan sekolah ketika jam pelajaran berlangsung. Para siswa kemudian diberikan pembinaan dan selanjutnya dikembalikan kepada pihak sekolah masing-masing.
Kasatpol PP dan Damkar Padang Lawas Agus Saleh menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk memberikan hukuman kepada siswa. Razia diarahkan sebagai bentuk pembinaan agar pelajar kembali mengikuti proses pembelajaran dan tidak terlibat dalam aktivitas negatif selama jam sekolah.
Persoalan kedisiplinan pelajar menjadi perhatian penting bagi dunia pendidikan. Keberadaan siswa di luar sekolah saat jam belajar tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan sekolah, tetapi juga menyangkut pengawasan, pembinaan karakter dan lingkungan pergaulan peserta didik.
Karena itu, sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sekolah, orang tua, Satpol PP serta aparat keamanan menjadi penting. Pemkab Padang Lawas sendiri menyatakan akan terus melakukan kegiatan serupa secara rutin dengan melibatkan pihak-pihak terkait untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Sekolah juga diharapkan dapat melakukan pembinaan lanjutan terhadap siswa yang terjaring. Pendekatan edukatif diperlukan agar siswa memahami pentingnya mengikuti kegiatan belajar sesuai jadwal, sekaligus menghindarkan mereka dari berbagai aktivitas yang berpotensi merugikan masa depan.
Bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Lawas, kondisi tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat komunikasi dengan satuan pendidikan. Pengawasan kehadiran siswa, komunikasi dengan orang tua serta pembinaan karakter dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Selain pengawasan di lingkungan sekolah, keterlibatan orang tua juga menjadi bagian penting. Orang tua diharapkan mengetahui aktivitas anak selama jam sekolah dan membangun komunikasi yang baik dengan guru maupun pihak sekolah.
Pemkab Padang Lawas mengingatkan agar pelajar tidak sampai terjerumus dalam berbagai kegiatan negatif, termasuk perjudian dan narkoba. Karena itu, pembinaan sejak lingkungan sekolah dan keluarga dinilai penting untuk menjaga generasi muda tetap berada pada jalur pendidikan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, sekolah dan keluarga, upaya menciptakan pelajar yang disiplin dan berkarakter di Kabupaten Padang Lawas diharapkan dapat semakin kuat. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan sikap, tanggung jawab dan karakter generasi muda.




